PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU VULVA HYGIENE DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN (Flour Albus) PADA IBU HAMIL
Keywords:
Ibu Hamil, Keputihan, PengetahuanAbstract
Keputihan pada ibu hamil merupakan salah satu bentuk ketidaknyamanan yang sering dialami selama kehamilan. Kondisi ini terjadi akibat peningkatan kadar hormon estrogen dan progesteron yang memengaruhi serviks dan vagina, sehingga merangsang produksi cairan mukoid secara berlebihan. Secara global, sekitar 75% wanita dilaporkan mengalami setidaknya satu episode kandidiasis vulvovaginal selama hidupnya, dan kehamilan merupakan salah satu faktor risiko terjadinya infeksi tersebut akibat perubahan hormonal dan imunologis. Di Kabupaten Bogor Sekitar 35-40% ibu hamil mengalami keputihan, terutama di trimester akhir. Penyebab utamanya adalah infeksi jamur (karena iklim lembab) dan kurangnya kebersihan genital. Kegiatan ini diawali tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Peserta dalam kegiatan ini adalah ibu hamil yang berada di desa Benteng sebanyak 44 orang. Dalam pelaksanaannya dijelaskan bahwa masalah organ genetalia yang seling dialami oleh ibu hamil khhususnya Trimester III adalah Fluor Albus (keputihan). Jenis-jenis keputihan juga perlu dipahami serta penanganan dan terapi yg perlu diberikan kepada ibu hamil dalam mencegah dan mengobati kejadian Fluor Albus. Kesimpulan ibu hamil memahami tentang cara perawatan vulva hygiene untuk mengatasi keputihan (fluor albus) selama kehamilan. Disarankan kepada petugas kesehatan khususnya Puskesmas /Bidan Desa untuk menghimbau ibu hamil untuk selalu melakukan vulva hygiene yang baik dan benar dan segera ke fasilitas kesehatan jika mengalami tanda dan gejala keputihan patologis


