PENYULUHAN TENTANG KEGAWATDARURATAN MATERNAL DAN NEONATAL SEBAGAI UPAYA KESIAPSIAGAAN KELUARGA
Keywords:
kegawatdaruratan maternal dan neonatal, penyuluhan, kesiapsiagaan keluargaAbstract
Pendahuluan: Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia masih tinggi dan sering disebabkan oleh keterlambatan dalam mengenali serta menangani kegawatdaruratan maternal dan neonatal. Rendahnya pengetahuan dan kesiapsiagaan keluarga menjadi faktor penting yang perlu ditingkatkan. Metode: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di RW 05 Desa Benteng, Kecamatan Ciampea, pada bulan Januari 2026 dengan sasaran wanita usia subur, ibu hamil, ibu nifas, dan keluarga sebanyak ±40 peserta. Metode pelaksanaan berupa penyuluhan kesehatan melalui ceramah, diskusi interaktif, serta pembagian media edukasi. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil: Terjadi peningkatan pengetahuan peserta setelah penyuluhan, ditandai dengan kemampuan mengidentifikasi tanda bahaya maternal dan neonatal serta memahami langkah penanganan awal dan pentingnya rujukan cepat. Tingkat ketercapaian target kegiatan mencapai lebih dari 80%. Pembahasan: Hasil ini menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan keluarga, sejalan dengan teori promosi kesehatan yang menekankan pentingnya edukasi dalam perubahan perilaku. Kesimpulan: Penyuluhan kesehatan mampu meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan keluarga dalam menghadapi kegawatdaruratan maternal dan neonatal serta berpotensi mendukung penurunan AKI dan AKB.


