EDUKASI STATUS GIZI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI
Keywords:
anemia, edukasi kesehatan, remaja putri, status gizi, pencegahan anemiaAbstract
Latar Belakang: Remaja putri merupakan salah satu kelompok yang rentan mengalami anemia, terutama anemia defisiensi besi, karena berada pada masa pertumbuhan yang membutuhkan asupan zat besi lebih tinggi. Anemia pada remaja dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap kesehatan, fungsi kognitif, serta kualitas hidup. Anemia dan defisiensi besi berhubungan dengan penurunan fungsi kognitif, termasuk perhatian, konsentrasi, memori, dan kemampuan belajar, yang pada akhirnya dapat memengaruhi prestasi akademik remaja.
Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai status gizi sebagai upaya pencegahan anemia melalui pemberian edukasi kesehatan. Sasaran kegiatan adalah remaja putri yang mengikuti penyuluhan mengenai konsep status gizi.
Metode: Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, diskusi, dan evaluasi pengetahuan menggunakan pre-test dan post-test.
Hasil: Kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi, yang ditunjukkan oleh meningkatnya nilai rata-rata post-test dibandingkan pre-test.
Kesimpulan: Edukasi status gizi terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja putri mengenai pencegahan anemia. Oleh karena itu, kegiatan edukasi serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah maupun masyarakat sebagai upaya promotif dan preventif untuk menurunkan kejadian anemia pada remaja putri.


