HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN KEJADIAN IKTERIK FISIOLOGIS PADA BAYI BARU LAHIR DI KLINIK MUTIARA SEHATI KABUPATEN SUKABUMI

Authors

  • Indah Soelistiawaty Akademi Kebidanan Bakti Indonesia Bogor
  • Nurrohyat Akademi Kebidanan Bakti Indonesia Bogor

DOI:

https://doi.org/10.65854/jikk.v5i1.69

Keywords:

Pengetahuan, Ikterik fisiologis, bayi baru lahir

Abstract

Latar belakang: Ikterus Neonatorum adalah menguningnya sklera, kulit atau jaringan lain akibat penimbunan bilirubin dalam tubuh. Keadaan ini merupakan tanda penting penyakit hati atau kelainan fungsi hati, saluran empedu dan penyakit darah. Edukasi dan Penyuluhan Penyuluhan kepada masyarakat mengenai pentingnya pemberian ASI sedini mungkin, yang dapat membantu mengurangi risiko ikterus pada bayi baru lahir. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan ibu tentang kejadian bayi ikterik fisiologis di Klinik Mutiara Sehati Kabupaten Sukabumi Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain Cross sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi baru lahir yang datang ke klinik, besar sampel 40 responden dengan metode pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Menggunakan data sekunder dan primer, dengan intrumen yang digunakan berupa kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah univariat dan bivariat. Hasil: Dari 40 ibu sebanyak 24 orang (60%) memiliki tingkat pengetahuan kurang, dan 22 bayi (55%) mengalami ikterik hasil uji chi-square menunjukan adanya hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu dengan kejadian ikterik dengan nilai signifikan sebesar p = 0,014 dan nilai Odds Ratio 5,343 dengan interval kepercayaan yaitu 95% = 1,350-21,144. Hal ini menunjukan bahwa dengan pengetahuan kurang memiliki resiko 5,3 kali lebih besar melahirkan bayi dengan ikterik dibandingkan ibu dengan pengetahuan baik. Kesimpulan: Pada ibu nifas diharapkan terus meningkatkan pengetahuan mengenai ikterik, kurangnya pemahaman ini dapat menghambat deteksi dini dan penanganan yang tepat. Diperlukan edukasi kesehatan kepada ibu agar mereka mampu mengenali dan menangani ikterik sejak dini.

Downloads

Published

2026-03-30