STUDI EVALUATIF MANAJEMEN PENYIMPANAN OBAT DI APOTEK SEKARWANGI KABUPATEN SUKABUMI
Keywords:
Apotek, Good Storage Practice, Manajemen FarmasiAbstract
Manajemen penyimpanan obat merupakan komponen penting dalam pelayanan kefarmasian di Apotek, karena penyimpanan yang tidak tepat dapat menurunkan mutu, kualitas, stabilitas, dan efektivitas terapi obat, sehingga berpotensi menimbulkan risiko terhadap keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran dan mengevaluasi kesesuaian praktik penyimpanan obat di Apotek terhadap standar yang tercantum dalam Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan No. 24 Tahun 2021, Petunjuk Teknis Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek Tahun 2019, serta Pedoman Good Storage Practice. Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-evaluatif melalui observasi langsung, wawancara, dan telaah dokumentasi. Penelitian dilakukan di Apotek Sekarwangi Kabupaten Sukabumi. Data dianalisis secara kualitatif dengan membandingkan temuan di lapangan dengan persyaratan regulasi yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Apotek Sekarwangi telah menerapkan beberapa praktik penyimpanan obat yang sesuai dengan standar, termasuk pengelompokan obat berdasarkan bentuk sediaan dan penerapan sistem FEFO (First Expired First Out). Tingkat kesesuaian dengan standar yang berlaku mencapai 94,59%. Manajemen penyimpanan obat di Apotek Sekarwangi secara umum sudah memadai, namun penguatan pemantauan lingkungan dan dokumentasi masih diperlukan untuk mencapai tingkat kepatuhan yang optimal guna meningkatkan pelayanan mutu kefarmasian


